Monday, September 23, 2013

labirin rasa

 labirin rasa
eka situmorang-sir
wahyu media, 2013
394 halaman


senin 23/9 (2:34 pm)

kalau harus memilih satu kata untuk mendeskripsikan 'labirin rasa', tanpa ragu gua akan memilih kata 'memikat'.

kayla, si gadis cuek yang sampai usia 21 tahun belum pernah mengenal cinta, dengan tawa membahana dan keceriaannya membawa pembaca berpindah tempat dengan mulus dari jogja menuju malang, bali, lombok, makassar, medan dan berakhir di new zealand.

perkenalan perdananya dengan ruben dalam perjalanan menuju kediaman eyang putrinya di jogja, membuat kayla mulai terjerat masuk ke dalam labirin rasa dan terperangkap dalam pesona ruben yang tidak bisa dienyahkannya begitu saja. terlebih, dalam surat wasiat eyang kakung untuknya, beliau bilang akan mengirimkan pangeran fajar sebagai pelindung yang menyinari hidup kayla dengan beragam hal tidak terduga serta menumbuhkan jiwa serta melepaskan dahaga kayla.

ahh, eyang.. apakah yang dimaksud eyang kakung adalah ruben, pria pertama yang menerbitkan rasa cinta dalam hati kayla? ataukah david, si bule ganteng yang namanya sama dengan sutradara film dan politisi di amerika? atau bisa jadi malah dani, yang dikenalnya dalam perjalanan mendaki gunung bromo? tapi pastinya yang eyang maksudkan itu bukan chyntia khan, eyaaang?! :))

lhoo.. kok ada nyempil nama perempuan, padahal udah jelas-jelas eyang menyebutkan 'pangeran' dalam suratnya itu, bukan 'putri' :p soalnya ternyata kayla ditaksir chynthia! ahahahaha.. itulah gunanya jangan pernah menepis insting pertama, kalau merasa ada yang ngga beres, coba beri perhatian lebih, karena kayla sempat merasa ngga nyaman akan ke-ramah-an ('ramah' di sini maksudnya 'rajin menjamah' :p) chynthia, teman yang baru pertama dikenalnya di lombok ketika kayla lari dari bali dan david.

sosok kayla sendiri merupakan sosok yang membuat gua kagum, kenapa? karena dia contoh 'sempurna' untuk moto 'live your life to the fullest and have no regrets'.

mungkin untuk sebagian orang, apa yang dilakukan kayla terkesan 'menyedihkan' karena ia seolah membuang harga dirinya dengan mengejar ruben di manapun ia berada, dan seakan 'menutup' mata dan tetap membuka hati walaupun ruben tetap tebar pesona sana sini. namun ketika ruben datang dan meminta maaf padanya, pintu maaf kayla selalu terbuka dan membiarkannya pria itu masuk lagi dalam hidupnya dan merajai hatinya untuk kemudian kembali memporakporandakannya.

tapi kayla, kayla jujur akan perasaannya dan tidak takut berjuang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. walaupun hasilnya bisa jadi tidak sesuai yang diharapkan, tapi kayla tidak mau hanya berpangku tangan menunggu nasib baik datang menghampirinya.

saat merajut masa-masa bahagia, cobaan datang, sebuah badai pengkhianatan yang membuat kayla memutuskan melepas ruben.

ahh.. kayla, walau hatimu remuk, ingatlah kembali apa yang eyang kakung katakan, "beri ruang untuk cinta dapat bertumbuh alami hingga ia bisa mengambil keputusan. karena cinta tidak boleh dipaksakan. ia hinggap bebas di hati setiap orang tanpa bisa diatur."

ternyata.. ada cinta lain yang telah tumbuh dalam hati kayla tanpa disadarinya, sosok yang sejak pertama bertemu selalu melindunginya dan ada di sisinya, bahkan dalam saat-saat terberat kala hatinya luluh lantak karena pengkhianatan ruben.

siapakah lelaki itu? apakah mungkin ia pangeran fajar yang dimaksudkan eyang kakung? akankah kayla menyadari arti kehadirannya dan menyatukan tali kasih mereka dalam ikatan suci pernikahan? dan benarkah bayang-bayang ruben sudah benar-benar lenyap tanpa sedikitpun meninggalkan jejak?

jawabannya ada dalam 'labirin rasa', novel yang walau cukup tebal namun eka berhasil meramunya menjadi jalinan kisah yang membuat pembaca merasa sayang untuk meletakannya sebelum mencapai akhir halaman karena penasaran apa yang akan terjadi pada kayla selanjutnya.

selamat yaa, eka, untuk novel perdananya. seberapapun banyaknya pribadi eka yang dimasukkan ke dalam sosok kayla, hal itu tidak menjadi masalah, justru memberi 'nyawa' yang menghidupkan kayla yang 'mengikat' pembaca menelusuri labirin yang dibangun eka.

selamat membaca kisah kayla dan bersiaplah merenungkan berbagai hal karena novel ini menyisipkan beberapa 'pelajaran' kehidupan yang mungkin selama ini terlewatkan.

3 bintang untuk 'labirin rasa'.

senin 23/9 (3:51 pm)

postingan ini diikutsertakan dalam lomba book review labirin rasa

total kata : 589

2 comments:

  1. review-nya bikin penasaran, semoga menang ya :0

    ReplyDelete
  2. hmmm, susah move on trus akhirnya move on juga ya?

    ReplyDelete

~.thank you for coming.~